Hari Gini Baru ke IKEA?

IKEA  (foto : Wikipedia )
Hari gini baru ke IKEA? Mungkin kalimat tanya sekaligus cibiran ini akan langsung terdengar bila saya bercerita bahwa, yups, akhirnya anak Bekasi pinggiran ini sempet juga pergi ke IKEA Alam Sutera. Bukan tanpa alasan mengapa saya tak bersegera menyambangi gerai furniture dan perkakas rumah tangga yang sudah mendunia ini. Siapa yang enggak tahu sih betapa jarak dan bentangan kemacetan yang harus dilalui warga Tambun ini untuk bisa mendarat di area Alam Sutra? Okay,it may sounds so lebay, but distance is really an issue for me.



Gerai  di IKEA Indonesia dibuka pada 15 Oktober 2014, so it’s actually four years ago.  Menurut rilis Kompas.com, setidaknya 17.000 orang berjubel mengunjunginya di hari pertama IKEA store ini dibuka. Harap mahfum yah, ribuan orang itu biasanya hanya melihat katalog- katalog berisi display-display keren rumah impian.

Saya sendiri mulai mengenal  dari IKEA katalog yang  dibawa si Boss dari luar negeri. Katalognya memang penuh gambar-gambar provokatif yang membuat penggila design interior berlinang air mata dan berdecak kagum. Konon katanya jumlah perluasan distribusi katalog ini menempati urutan kedua setelah pendistribusian Alkitab . Katalognya  memuat design-design  ruangan yang simple, multifungsi ,dan enak dilihat dari segi estetika.

Sebenarnya perjalanan hari Minggu itu bukan khusus untuk menyambangi IKEA, tetapi  menghadiri acara wisuda Mama di Pondok Cabe. Iya, Mama yang setahun lagi akan pensiun itu, akhirnya mengenakan toga dari Universitas Terbuka. Ibu guru lulusan SPG pada jamannya, yang kemudian menjalani pendidikan penyetaraan setingkat D2, D4 dan akhirnya S1. Kuliah sambil bekerja dan mengurus suami serta empat anak merupakan prestasi besar  Mama yang harus dirayakan bersama. Jadilah saya beserta Bapak dan dua adik saya pergi ke Pondok cabe Minggu pagi itu.

Acara wisuda Mama berakhir sekitar jam makan siang, kamipun menikmati traktiran makan siang disebuah rumah makan soto Kudus di Pondok cabe dalam perjalanan pulang.  Saya  lupa nama rumah makannya. Yang saya ingat hanyalah sebuah rumah limasan yang penuh nuansa etnik namun  sedikit  kurang terawat. Rasa soto Kudusnya enak, begitu juga ayam kalasannya.  Oh iya, saya penggila tanaman, saya juga mengingat ada pohon alpukat dan kemangi serta beberapa herbs lain ditanam di taman  di sekitar parkiran.

Wajah Sumringah Mama
Karena hari masih siang, terbersitlah ide untuk pergi ke IKEA . Selama ini hanya  bisa melihat gedungnya dari seberang tol  menuju bandara.  Gayung bersambut, semuanya setuju melaju ke gedung besar berwarna biru kuning itu. Warna cat gedung di hampir semua gerai IKEA adalah  biru kuning  yang  merupakan warna Negara Swedia, coba deh perhatikan warna bendera Swedia, ternyata IKEA sangat Nasionalis yah? Next time saya akan ingat  warna merah putih bila saatnya bisa membuat brand sendiri. Amin.





Sesampainya di loby, kami disambut tulisan Hej dalam ukuran besar. Hej berarti Hallo dalam bahasa Swedia.  Kami langsung naik ke lantai dua. Lantai dua ini adalah ruangan besar berisi display ruangan-ruangan cantik di mana  pengunjung bisa bebas mencoba dan merasakan sensasi tiap sofa, kasur serta membayangkan design cantik pilihan untuk rumah idaman masing-masing. Saya rasa disinilah bedanya berbelanja Perkakas rumah di   IKEA  dengan beberapa gerai seperti Ace Hardware atau Informa.  Di IKEA kami tidak melihat terlalu banyak staf penjualan. Jadi pengunjung tidak sungkan untuk sekedar duduk di sofa atau berswafoto.  Ikea menyediakan pensil, kertas, bahkan meteran untuk mencatat apabila kita berminat untuk membeli  perkakas.  Alat tulis itu tersedia di beberapa titik yang cukup terlihat jelas oleh pengunjung. Tiap item barang yang dijual dilengkapi detail ukuran serta komposisi bahan dan materialnya.




Cozy Living Room
          
Kunjungan hari itu memang hanya untuk melihat-lihat, bukan berbelanja. Jadi kami berkeliling mencari ide untuk dapat diterapkan di rumah impian kami masing-masing. Bapak terlihat amat antusias. Keseharian Bapak yang masih berkutat dalam proyek-proyek renovasi beberapa konstruksi rumah membuatnya perlu mendapat ide-ide baru. Bapak juga hunting beberapa perkakas disana. Beliau berkilah bahwa yang ingin dilihatnya adalah inspirasi teknologi yang memudahkan serta membuat beberapa perabot memiliki beberapa fungsi.  Membuat perkakas yang foldable - dapat dilipat bila tidak digunakan-,  atau konsep few tables  inside the table membuatnya berdecak kagum. Beberapa perkakas kayu di rumah kami adalah buatan Bapak  di waktu senggang .  Jadi sesekali kami melihat beliau membeli handle lemari, kaki meja, dan perkakas lainnya. Di  IKEA kita bisa mendesign sendiri besaran meja, kaki meja dan perintilan kesukaan woodworker lainnya.

Dapur mungil yang catchy (foto : ikea.co.id )

Kamar Anak (foto : ikea.co.id )
                                                                                       
Bukan cuma rumah impian yang mendapat tempat di gerai  IKEA , kebutuhan akan bisnis dan usaha perkantoran pun mendapat ruang  di sana. Bagi pengunjung yang membawa anak kecil pun tak perlu resah, ada playground dan tempat menjual berbagai mainan anak di sana. Saya sendiri sempat merapat lebih lama di tempat berbagai mainan edukasi yang terbuat dari kayu terpajang. When will I run my own preschool? Daydreaming is not a sin, right?

Walaupun IKEA adalah brand Swedia, tidak semua perkakas dibuat dan didatangkan dari sana. Malah ada beberapa produk yang materialnya aseli dari Indonesia. Sebelum berburu perkakas, ada baiknya kita mengecek website IKEA untuk melihat barang-barang yang kita butuhkan. Akun-akun jasa titip juga bisa jadi referensi kita untuk mencari produk yang kita butuhkan. IKEA juga memiliki beberapa service point di beberapa kota lain, termasuk Bekasi, yang memudahkan dan mengurangi ongkos kirim jika konsumen membeli barang yang ukurannya cukup besar dan kesulitan dalam hal pengiriman.
       
The Bistro (foto : ikea.co.id )    

The last but not least
, abis jalan biasanya lapar kan? Karena  makan siang masih di tengah perut, kami memilih untuk ngemil-ngemil cantik saja. Bapak  melepas lelah sambil menyesap kopi. Mama dan high heelsnya sudah lebih dulu menyerah.  Yang menyenangkan di IKEA  adalah pilihan makanan yang bervariasi. Ada Swedish corner  yang terkenal dengan Swedish Meatballnya dan self service Bistro yang mengingatkan saya pada gerai 711 dan Slrupeenya. Harga makanannya enggak bikin kantong jebol kok.  Hanya saja kita cuma bisa memesan secukupnya karena mereka tidak menyediakan kantong plastik  untuk take away.

Akhir kata, akan ada kali kedua menempuh jarak Tambun-Alam Sutera, demi menjalin angan akan rumah impian . Karena segalanya berawal dari mimpi yang diusahakan jadi nyata.

IKEA Alam Sutra
Jl. Jalur Sutera Boulevard No. 45
Alam Sutera
Serpong, Tangerang
Telepon  : 021- 2985-3900
www.ikea.co.id


Komentar

  1. Kalo mau foto-foto di ikea gitu boleh gak sih? Kalo kak Mut foto tanpa modelnya tuh di situ.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh banget La, ga ada yang larang. Aku termasuk yang ga terlalu suka foto di tempat umum. Ada foto Mama tapi hasilnya kurang bagus... Hehehe ..

      Hapus
  2. Wah, saya sendiri aj blm pernah kesana. Bingung kesana mau ngpain jg krna liat postingan tmn2 d socmed k ikea cmn bwt foto2 narsis doank. Zzzz..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalo mau dekor rumah atau kamar seru Kak ke sana. Perempuan sekali yah? Hahaha ..

      Hapus
    2. Hahha.. Ke depo bangunan aj saya bingung mw ngpain klo gk pny tujuan jelas. Setidaknya ikea bsa jd t4 bereksis dan narsis ria. Haha

      Hapus
    3. Hahaha... Depo bangunan sebelahan banget kantor, kalo deket, Ikea emang seru buat disambangin, tapi kalo jauh dan AKAP seperti saya ini yang lumayan repot. Mungkin bisa buat tempat cari kado hari ibu Kak .

      Hapus
  3. Si bapak pasti khawatir kalau aku ajak ke IKEA
    'Ingat ya bu..rencananya mau beli apa?'
    Karena aku sering kalap kalau kesini..
    Padahal dia jg sering nambah belanjaan..hi.hi.hi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Banyak yang seru dan lucu2 yah Ka, yang suka perintilan rumah pasti lupa waktu dan budget kalo ke sini .

      Hapus
  4. Ke IKEA bikin ngiler dan bikin semangat nabung. Btw, cerita wisuda Mama menarik tuh jadi tulisan, gimana perjuangannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadi pengen punya rumah sendiri yah , Kak. Harus interview Mama dulu kayanya nih Kak. . Hahaha...

      Hapus
  5. Aku pun belum pernah ke Ikea :(
    Btw selamat untuk Mamahnya, Kak Muti.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Antin Dear. Nanti salamnya kuteruskan ke Mama . Rencana gilanya sih mau ke sana lagi dipaket sama BBW event, Dear. Seru kali yah .

      Hapus
  6. Boleh ni buat refrensi nyari perabot rumah buat masa depan hihihi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Boleh banget Kak Dayu. Rumah masa depannya udah ada kan??

      Hapus
  7. Congratulation ibu... Semangat ibu patut di beri jempol 4 kalo punya lebih saya kasih deh �� titip pesan buat putrinya untuk punya semangat yg sama ����
    Soal menyoal ke IKEA nih yaaaa.. Saya tuh kepengen luar biasah melongok kesana, tapi apa daya belum kesampaian. Takutnya kalo kesana kepengen ini itu. BERAT. kalo kata Dilan nanti aku gak kuat, biar mutie aja ��������

    BalasHapus
    Balasan
    1. Badanku sudah berat Kak Enno... Si Mama emang keukeuh pisan orangnya, tapi kalo dikasih jempol kebanyakan suka jumawa .. Hahaha .. Semoga Kak Enno dikasih rejeki yang buanyak spy next time bisa belanja ini itu di ikea trs jangan lupa ngajak2 n traktir saya.... Saya mah apa atuh, ditraktir donat pun udh seneng banget. Nuhun pisan komen cetarnya 😘😘😘😘

      Hapus
  8. aku aja lom pernah ke IKEA.. hikz

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jadwalkan Kak Widi 😊😊😊

      Hapus
  9. jadi borong apa aja dari IKEA ?

    BalasHapus
  10. Kamu masih mending udah ke sana, Kak. Aku belum pernah. Cuma lewat doang bbrp kali di tol. Mau ke sana deg2an. Takut pengen semuanya yang ada di sana. Hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Liat dari tol aja udh keren yah Mba Nunik.... Tapi tenang aja, di Ikea ga jual sepatu kok... Hehehe...

      Hapus
  11. Saya belum pernah juga ke IKEA, maklum bukan anak mall.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mas Ris lebih seru, udah ke Katulampa 😊😊

      Hapus
  12. pertama, aku mau ngucapin selamat untuk Mamanya kak Muti :)

    IKEA yaa, aku pun belum pernah. tapi tampaknya aku harus ke sana buat cari inspirasi rumah nanti hihihi :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Kartini Dear. Semoga cepet jadi rumah impiannya yah .

      Hapus
  13. Temen aku ini suka nongkrong di IKEA, dia jualan di instagram utk jasa titip beli, fotoin barang utk customer, trus urusin pengiriman deh
    Belom pernah ke ikea, tp pengen si ke sana, katanya makanannya enak di sana.
    https://helloinez.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya... Seru banget yah, banyak akun jastip di ig... Makanannya byk pilihannya Nez..

      Hapus
  14. Balasan
    1. Banget Kak Airin .. Bikin gemash pokoknya .. Hehehe...

      Hapus
  15. Aku pernah sekali aja ke sini dan seneng banget ngeliat contoh design kamar, dapur, kamar mandi.. trus ngiri liat orang2 yang dateng ama interior designnya sambil milih2 perabot.. hahah
    Btw.. selamat buat wisuda mamanya kak mutia ya..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Akan datang waktunya buat Kak Leni .. Amien. Ucapannya udah disampein ke Mama. Terimakasih.

      Hapus
  16. Ini self servicenya kayak di Decathlon juga ya? Aku sempat bingung pas mau bayar ternyata dikerjain sendiri juga. Racun banget ini main-main ke IKEA, bisa kalap!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Anak Tangerang beruntung yah Kak Ocit. Banyak tempat belanja kerennya . Anw , saya blm tau Decathlon malahan 😊

      Hapus
  17. Congratulation Bundanya Ka Mutia... Happy Graduation!!
    Kece loh, aku aja ngos2an sekolah lagi (padahal blom ada tanggungan n fokus pulak)

    Dan untuk jarak IKEA yang JAUH adalah KEBENARAN HQQ
    Aku blom pernah ke sana juga, udah diajak2 kawan juga, ngebayanginnya aja gak sampe2 kayaknya. ^-^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai anak Bekasi, makasih ucapan buat Mamanya. Demi kenaikan tunjangan katanya . .Hahaha . .Maybe next buat jadi nyata ke Ikeanya brg saya... Keep Fighting Ndarikha !!

      Hapus
  18. Ada anak tambun toh hehe
    Anyway di Harapan Indah ada Ikea kan, Mba?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya Kak Ben, saya alumni Ngopiisme . Yang di Harapan Indah itu service point. Belum pernah mampir sih . Tambun -Harapan Indah juga lumayan pe er jaraknya.. ..Hehehe ..

      Hapus
  19. Hi kak Mut, salam hormat dan salut untuk mamanya ya. Luar biasa. Terimakasih ulasannya tentang Ikea. Berangkat dan pulang kerja selalu lewat sana. Tapi belum pernah mampir...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Kak Tuty, terimakasih sangat buat apresiasinya . Mungkin kalo lagi bosen banget bisa dicoba mampir Kak sesekali .

      Hapus
  20. Jadi tertarik untuk mengunjungi IKEA. Terimakasih kak reviewnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah , bakalan ada yang borong nih kayanya. Terimakasih sudah mampir Kak.

      Hapus
  21. Aku malah belum pernah ke IKEA. hehehehe

    Kak Mut, salam buat mama. Keren sekali mamamu, semangat belajarnya bikin saya yang muda, malu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama, akupun malu juga Kak Titi. Bisa melipir ke mall sebelahnya buat cari biyuti stuff juga loh Kak .

      Hapus
  22. Nice story....enak bacanya. Baru kali ini aku baca artikel pelan-pelan dan meresapi. Congratulation ya buat mamanya, saluut deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aaah ...Kak Arlin, jadi malu sayah. Thank You for the nice words . It showing me how nice You are.

      Hapus
  23. Aku juga belum pernah kesana langsung kak, paling cuma lewat doank.

    Biasanya aku suka stalking ikea di webnya, bahkan sempat download aplikasinya sebelum akhirnya dihapus lagi hahaha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Itu yang saya lakukan buat bikin artikel ini Kal. Bikin mata seger yah websitenya. Coba cek akun jastipnya deh. Harus kuat iman tapinya deh. Hehehe...

      Hapus
  24. Aku salut dengan semangat mamanya Mbak Mut, masih rajin menuntut ilmu dengan berbagai aktivitas. Entah kenapa ya kalau ke IKEA dan sejenisnya bawaanku pengen punya rumah sendiri trus ditata persis kaya brosur IKEA hahhaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Kak Yun. Sama Ka Yun, akupun begitu, semoga rumah impiannya segera terwujud yah Kak .

      Hapus
  25. Salfok sama kegigihan mamanya untuk meneruskan pendidikan yang tidak mengenal usia. Salam buat mama. Btw, aku malah belum pernah ke IKEA :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kata Mama salam baik Mas Achi. Wah, Mas Achi sih, super sibuk sama kegiatannya, mana sempet ke Ikea... Hehehe...

      Hapus
  26. Sama belum pernah kesana juga. padahal rumah lebih deket.
    Designya memang menarik.

    Itu mamahnya keren banget, kelarin kuliah sambil ngurus keluarga.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Yes, i am a proud daughter Kak Nassa . Kalo saya , walaupun rumah deket tapi belum perlu juga ga akan ke sana sih Kak .

      Hapus
  27. Haha aku malah belom pernah kesana, bahaya soalnya. Kalau liat yang cakep dikit langsung pingin beli haha.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Khas perempuan yah Kak? Hehehe...

      Hapus
  28. Bagi pecinta desain interior, masuk IKEA itu berasa masuk surga keknya 😂😂😂

    BalasHapus
  29. Aku jg blm pernah mba Mut..barang ikea yg dibeli karena nitip haha...makasih ulasan detailnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih kembali Mbak Dew... Jasa titip memang sangat membantu yah Kak? Hehehe...

      Hapus
  30. liat liat sambil bayangin saldo rekening....mau yg ini..eh ga jadi deh...mau yang itu eh..nanti aja deh...hehehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Means you aren't that impulsive buyer Kak. Thumbs up for you

      Hapus
  31. Aku suka tulisanya, enak di bacaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Blogger hits Cikarang... I love your blog too.

      Hapus
  32. Jangan gitu judulnya kaaaaak, aku belum ke IKEA *tetibamewek

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ayo kita ke sana Cha ... Banyak meja akad lucu loooh... Hehehe. .

      Hapus
  33. Aku belum pernah ke IKEA. Tp sering liat temen2 ku posting gambar yg ada di sana. Btw, enak baca tulisannya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih Kak Eka. Would love to read your writing too 😊

      Hapus
  34. Makan disini enak lo.. hahaha.. di foodcourtnya...

    Http://www.ekasiregar.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Embeeeer.... Tempat makannya syurga juga Bang Eka. Terimakasih sudah mampir.

      Hapus
  35. Balasan
    1. Harus dicoba Bang Doel, bis itu pasti review Bang Doel lebih keren deh pastinya.

      Hapus
  36. Balasan
    1. Udh payday kan? Agendakan Kak Yogi 😊😊

      Hapus
  37. Pengen kesana n penasaran dgn IKEA, tapi masih blm kesampaian

    BalasHapus
  38. belum pernah ke ikea :( norak banget ga sih eikee hehehee

    BalasHapus
  39. Produk dr ikea memang suka bikin kalap. Tapi juga bikin kantong jebol juga. Hiks

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Manis Pahitnya Hidup